Ruben Onsu Kantongi Izin Yayasan untuk Adopsi Thayaka

Daftar Isi
Jakarta, meohaybotui Indonesia
—
Kuasa hukum memastikan langkah
Ruben Onsu
merawat bayi bernama Thayaka kini berpayung hukum. Minola Sebayang selaku pengacara menyatakan kliennya sudah mengantongi izin yayasan dan panti asuhan untuk mengadopsi
Thayaka Putra Onsu
.
Meski restu dari lembaga sosial sudah aman dalam genggaman, seperti diberitakan detikcom pada Kamis (29/10), Ruben rupanya belum mau buru-buru mendaftarkan penetapan hak asuh ini ke meja hijau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang pengacara menjelaskan bahwa Ruben sengaja menahan proses administratif di tingkat pengadilan lantaran posisinya saat ini sedang rentan diterpa berbagai polemik hukum.
Ia tak mau niat tulusnya malah dipelintir oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Ya akhirnya Ruben memutuskan untuk mengurus, mengadopsi secara formal dari yayasan atas anak tersebut,” kata Minola Sebayang.
“Kita tahu kan, Ruben sekarang tengah terus digempur dengan berbagai macam serangan-serangan terhadap dia. Ya dia nggak ingin upaya yang dia lakukan secara legal itu diartikan dengan cara yang salah,” bebernya.
[Gambas:Video meohaybotui]
Di samping persoalan sorotan publik, Thayaka yang saat ini baru menginjak 1,5 tahun juga menjadi pertimbangan pihak keluarga untuk menempuh proses peradilan secara lebih santai dan bertahap.
“Mungkin nanti ditindaklanjuti dengan dokumen-dokumen yang lain dari pengadilan. Karena kan ini artinya masih umur anak ini kan masih kecil juga,” imbuhnya.
Ruben saat ini disebut memilih fokus membesarkan Thayaka berbekal dasar legalitas formal dari panti asuhan yang sudah sepenuhnya ia pegang. Urusan ketok palu pengadilan kini murni hanya tinggal menunggu situasi mereda.
“Tunggu momen yang tepat. Toh anaknya masih 1 tahun 6 bulan ya. Yang penting secara legal formal dari yayasan dia sudah dapat, dari panti asuhan dia sudah dapat surat itu, ya dia tunggu saja,” Minola menegaskan.
Thayaka merupakan bayi yang pertama kali ditemukan dalam kardus dengan kondisi tubuh dikerubungi semut. Bayi tersebut kemudian diselamatkan tim pekerja sosial pimpinan Melanie Subono melalui Rumah Harapan Melanie.
Ruben Onsu mengungkapkan saat sedang berdiskusi dengan Melanie Subono, ia mendapat kabar bahwa tim baru saja mengevakuasi seorang bayi dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
Setelah sang bayi dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan medis, Ruben terus memantau perkembangannya dari jauh.
Ikatan batin di antara keduanya mulai terbangun tatkala Ruben menyapa bayi itu melalui panggilan video, di mana sang bayi menunjukkan respons emosional saat mendengar namanya dipanggil.
Ruben kemudian memantapkan diri lewat salat malam untuk meminta petunjuk sebelum mengambil keputusan besar, yakni mengurus dan mengadopsi Thayaka.
(chri)
Baca lagi: Pertamina Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia
Baca lagi: Pertamina Sebut Konsumsi Biosolar Subsidi Naik akibat Beda Harga
Baca lagi: Sayuran Kena Abu Vulkanik, Masih Aman Dimakan? Simak Penjelasannya
Điều Cần Biết Mẹo hay bỏ túi Squaland
Mua Bán Squaland
Nhà Tốt Squaland
News Squaland