Mengenal Karakter Film Laut Bercerita, Biru Laut hingga Asmara

Jakarta, meohaybotui Indonesia
—
Laut Bercerita
merupakan film baru hasil adaptasi novel bertajuk serupa karya Leila S. Chudori yang mengisahkan Biru Laut Wibisana dan kawan-kawannya yang terlibat gerakan mahasiswa pada masa Orde Baru.
Berlatar Yogyakarta pada akhir 1990-an, cerita berpusat pada kelompok diskusi Winatra yang tidak hanya membahas buku, tetapi juga bergerak melawan ketidakadilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjuangan mereka membawa konsekuensi besar ketika para aktivis diburu aparat dan sebagian di antaranya menghilang.
Film ini diramaikan dengan penampilan Reza Rahadian sebagai Biru Laut, sedangkan Yunita Siregar menjadi Asmara Jati, adik yang berusaha mencari jejak sang kakak.
Film tersebut juga menghadirkan sejumlah karakter penting lain, mulai dari rekan seperjuangan Laut hingga orang-orang yang menanti kabar mereka.
Berikut daftar karakter film Laut Bercerita dan perannya dalam cerita.
[Gambas:Video meohaybotui]
Biru Laut Wibisana (Reza Rahadian)
Biru Laut merupakan mahasiswa sastra Inggris di Yogyakarta yang bergabung kelompok diskusi Winatra. Bersama kawan-kawannya, ia mendiskusikan buku, menulis, dan membangun gerakan untuk melawan ketidakadilan pada masa Orde Baru.
Laut kemudian menjadi salah satu aktivis yang ditangkap dan mengalami penyiksaan sebelum dinyatakan hilang.
Asmara Jati (Yunita Siregar)
Asmara merupakan adik perempuan Biru Laut. Dalam bagian cerita yang berlatar 1998 – 2000, ia berusaha menelusuri nasib sang kakak bersama keluarga korban penghilangan paksa.
Asmara menjadi salah satu tokoh sentral dalam kisah tentang keluarga yang terus mencari kejelasan nasib orang-orang terdekat mereka, termasuk berusaha waras di tengah keputusasaan keluarga dan kekasih abangnya.
Ratih Anjani (Eva Celia)
Ratih Anjani merupakan kekasih Biru Laut. Ia memiliki ketertarikan pada seni dan kreativitas, termasuk menghias markas Winatra.
Hubungannya dengan Laut memperlihatkan sisi personal kehidupan sang aktivis di tengah situasi politik yang semakin menekan. Anjani juga ikut menghadapi ketidakpastian setelah Laut menghilang.
Bapak Wibisana (Arswendy Bening Swara)
Bapak Arya Wibisana merupakan ayah Biru Laut dan Asmara Jati. Bapak dikisahkan bekerja sebagai seorang wartawan. Ia menjadi sosok yang memulai tradisi membahas politik dan sejarah di meja makan bersama anak-anaknya.
Berbeda dari situasi politik yang keras di luar rumah, ia digambarkan sebagai sosok yang halus dan tenang. Bapak senantiasa mencari dan menanti kejelasan nasib sang anak, Biru Laut.
Ibu Wibisana (Christine Hakim)
Ibu Wibisana merupakan orang tua Biru Laut dan Asmara Jati. Ia merupakan fotografer di masa muda, dan sosok ibu telaten yang mengurus keluarga. Setelah Laut menghilang, ia terus mencari dan menanti kejelasan nasib anaknya.
Kasih Kinanti (Dian Sastrowardoyo)
Kasih Kinanti, yang akrab disapa Kinan, merupakan salah satu figur penting dalam kelompok Winatra. Ia dikenal sebagai sosok yang berpikir realistis dan taktis dalam menghadapi persoalan gerakan. Kinan menjadi salah satu tokoh yang menghubungkan Biru Laut dengan lingkungan aktivisme mahasiswa.
Daniel Tumbuan (Kevin Julio)
Daniel merupakan sahabat Laut sekaligus anggota Winatra. Ia dikenal kritis, banyak bicara, dan kerap mengeluhkan hal-hal kecil. Di balik sikap tersebut, Daniel memiliki persoalan keluarga yang memengaruhi kepribadiannya. Ia juga menjadi salah satu aktivis yang mengalami penangkapan dan penyiksaan.
Lanjut ke sebelah…
Daftar Pemeran Film Laut Bercerita
Berikut daftar dan penjelasan karakter film Laut Bercerita. (Pal8/EGO____MOTION)
Alex Perazon (Ben Nugroho)
Alex merupakan sahabat Laut dan anggota Winatra yang memiliki bakat dan gemar fotografi. Ia juga menjalin hubungan dengan Asmara Jati. Pengalaman penangkapan, penyiksaan, dan kehilangan kawan-kawannya membawa dampak besar terhadap kehidupannya.
Sunu Dyantoro (Dewa Dayana)
Sunu merupakan salah satu sahabat awal Laut sekaligus anggota Winatra. Ia dikenal pendiam dan bijaksana, serta berusaha memahami karakter orang-orang di sekitarnya.
Bersama Laut, Daniel, dan Alex, Sunu terlibat dalam gerakan mahasiswa yang kemudian menghadapi perburuan aparat. Sebelum bergabung dengan Winatra, hidup Sunu juga dikisahkan terbiasa merunduk.
Arifin Bramantyo atau Bram (Yoga Pratama)
Bram merupakan salah satu pemimpin kelompok diskusi Winatra. Ia memiliki karakter berani dan karismatik, serta menjadi figur penting dalam lingkungan aktivisme yang diikuti Laut. Perannya berkaitan dengan perkembangan gerakan dan hubungan antarmahasiswa yang terlibat di dalamnya.
Naratama (Nagra Kautsar)
Naratama merupakan salah satu anggota Winatra yang dikenal ambisius dan sinis. Sikapnya yang sinis dan terkesan angkuh seringkali membuat mahasiswa lainnya mencurigai Naratama sebagai agen ganda atau pengkhianat yang kerap membocorkan rencana aksi Winatra.
Julius (Natalius Chendana)
Julius merupakan salah satu anggota Winatra yang berada di garis depan pergerakan kelompok tersebut. Ia juga bertanggung jawab membantu memindahkan kawan-kawannya saat mereka harus bersembunyi dan berpindah tempat untuk menghindari kejaran aparat.
[Gambas:Video meohaybotui]
Gusti (Aksara Dena)
Gusti merupakan salah satu anggota Winatra yang aktif dalam pergerakan aksi yang dilakukan kelompok tersebut. Seperti Alex, Gusti juga gemar memotret. Ia juga kerap membantu memindahkan kawan-kawannya saat mereka harus bersembunyi dan berpindah tempat untuk menghindari kejaran aparat.
Gala Pranaya (Afrian Arisandy)
Gala Pranaya dikenal sebagai Sang Penyair. Ia merupakan figur yang memiliki kedekatan dengan Laut dan menjadi tempat bagi Laut untuk mengingat nasihat tentang menghadapi kegelapan serta mempertahankan harapan.
Ia dikisahkan menyuarakan ketidakadilan dan memperjuangkan suara-suara rakyat melalui sajak dan puisi.
[Gambas:Instagram]
Sebelumnya, Laut Bercerita pernah diadaptasi menjadi film pendek pada 2017 yang juga dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo.
Dalam versi film panjang Laut Bercerita disutradarai Yosep Anggi Noen, yang juga menulis skenario bersama Leila S. Chudori. Laut Bercerita dijadwalkan tayang 29 Oktober di bioskop.
[Gambas:Youtube]
Baca lagi: Mentan Ungkap 600 Ton Beras Subsidi Dioplos Jadi Premium
Baca lagi: Mojtaba Khamenei ‘Muncul’, Sampaikan Syarat Setop Perang Lawan AS
Baca lagi: FOTO: Teater Misterius Berusia 500 Tahun di Afrika Diakui UNESCO
Điều Cần Biết Mẹo hay bỏ túi Squaland
Mua Bán Squaland
Nhà Tốt Squaland
News Squaland