Trang chủ » Akses dan Rekayasa Lalu Lintas Konser Kanye West di Jakarta

Akses dan Rekayasa Lalu Lintas Konser Kanye West di Jakarta

Akses dan Rekayasa Lalu Lintas Konser Kanye West di Jakarta

Daftar Isi

Akses dari selatan

Akses dari utara

Akses dari barat

Akses dari Timur

Akses pulang penonton

MRT

Shuttle bus

Transjakarta

Tempat parkir kendaraan pribadi

Jakarta, meohaybotui Indonesia

—

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas situasional di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) mengantisipasi kepadatan imbas

konser

Kanye West

bertajuk Ye Live In Jakarta, Sabtu (24/10) malam.

Konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 23.30 WIB.

Demi memastikan kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi, sejumlah ruas jalan utama yang mengitari area stadion akan mengalami penyesuaian lalu lintas, meliputi Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, Jalan Pintu Satu Senayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akses dari selatan

Bagi pengendara dari arah selatan atau kawasan Blok M yang hendak menuju Slipi maupun Tanah Abang, laju kendaraan diminta melipir melewati Jalan Sultan Iskandar Muda, memutar di depan Gandaria City, lalu menyusuri Jalan Teuku Nyak Arief dan Tentara Pelajar.

Dari sana, arus bisa diteruskan ke Jalan Penjernihan I untuk arah utara atau Jalan Letjen S. Parman untuk arah barat.

Sementara untuk arus lalu lintas dari Blok M menuju timur (Kampung Melayu), rutenya dialihkan melintasi koridor Senopati, Kapten Tendean, hingga tembus ke Jalan Raya Casablanca.

Akses dari utara

Untuk arus sebaliknya dari arah utara, kendaraan dari Tanah Abang maupun Bundaran HI yang menargetkan Blok M diarahkan untuk menyisir Jalan Penjernihan I, Pejompongan Raya, lalu masuk ke Tentara Pelajar.

Rute ini kemudian berlanjut ke Teuku Nyak Arief, Kebayoran Baru, Bumi, Kyai Maja, hingga sampai ke Panglima Polim.

[Gambas:Video meohaybotui]

Akses dari barat

Pengguna jalan dari arah barat (Slipi) menuju selatan juga dialihkan menyusuri Tentara Pelajar, masuk ke kawasan Pakubuwono VI, lalu ke Panglima Polim.

Adapun pergerakan dari Slipi ke arah timur (Pancoran atau Cawang) tetap diarahkan langsung melintasi Jalan Gatot Subroto berlanjut ke MT Haryono.

Akses dari Timur

Begitu pula sebaliknya, kendaraan dari timur yang mau ke Blok M atau memutar ke Slipi bisa mengambil jalur MT Haryono, masuk ke Kapten Tendean, Wolter Monginsidi, hingga Trunojoyo.

Pihak Dishub juga telah menyiapkan skenario pengalihan arus untuk mengurai penumpukan massa selepas bubaran konser.

Akses pulang penonton

Mulai pukul 01.00 WIB pada Minggu (25/10) dini hari, laju kendaraan dari arah Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Jalan Gerbang Pemuda maupun Flyover Ladokgi bakal dialihkan menuju rute alternatif.

Melalui keterangan resminya, otoritas lalu lintas ibu kota itu turut memperingatkan warga yang tak berkepentingan agar sebisa mungkin menghindari kawasan Senayan.

“Diimbau kepada pengguna jalan untuk menyesuaikan rute perjalanan dan tetap mematuhi aturan lalu lintas yang telah ditetapkan, ya!” bunyi pernyataan dari akun Instagram resmi Dishub DKI Jakarta.

MRT

Penonton yang tidak membawa kendaraan pribadi mendapat jaminan mobilitas lantaran layanan operasional MRT Jakarta diperpanjang secara khusus hingga pukul 01.30 WIB.

Shuttle bus

Selain itu, pemerintah juga menyediakan armada shuttle bus yang beroperasi mulai pukul 23.00 WIB hingga 01.30 WIB untuk mengangkut penonton dari Pintu 10 GBK menuju Terminal Blok M.

Transjakarta

Sementara untuk layanan bus Transjakarta, operasional dipastikan tetap berjalan normal dan hanya akan menyesuaikan ritmenya bila terjadi pengalihan arus di lapangan.

Tempat parkir kendaraan pribadi

Bagi para penonton yang memang harus membawa kendaraan roda dua maupun roda empat, tak perlu pusing mencari tempat penitipan. Terdapat 19 titik kantong parkir resmi yang telah disiagakan dengan kapasitas masif.

Belasan lokasi parkir ini tersebar mulai dari area sekitar GBK seperti FX Sudirman, Plaza Senayan, dan Senayan City, meluas ke kantong parkir Lot 17 SCBD, hingga gedung-gedung perkantoran dan mal di area pusat kota, seperti Grand Indonesia, Menara BCA, dan Thamrin Nine Complex.

(chri)

Baca lagi: Aksi Artis Perempuan Terjun Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Baca lagi: Menbud Tinjau Pemugaran Yasti dan Konservasi Mahastupa Candi Borobudur

Baca lagi: Besok, 4 Pintu Masuk Wisata TN Tanjung Puting Ditutup Imbas Karhutla

Điều Cần Biết Mẹo hay bỏ túi Squaland
Mua Bán Squaland
Nhà Tốt Squaland
News Squaland

Để lại một bình luận

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *