Trang chủ » Kronologi Riuh Rumah Rp70 M Tasya Farasya Retak Belum Setahun

Kronologi Riuh Rumah Rp70 M Tasya Farasya Retak Belum Setahun

Kronologi Riuh Rumah Rp70 M Tasya Farasya Retak Belum Setahun

Jakarta, meohaybotui Indonesia

—

Beauty influencer dan pebisnis

Tasya Farasya

menjadi sorotan setelah curhat panjang soal rumah mewahnya yang dibangun dengan nominal hingga Rp70 miliar dan belum setahun ditempati, sudah mengalami retak-retak.

Bukan hanya sekadar retak, melalui berbagai unggahan sejak akhir pekan, diketahui masalah rumah yang semula dikerjakan mantan suaminya, Ahmad Assegaf, itu bermasalah hingga ke tulang struktur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut rangkuman kisruh rumah Tasya Farasya retak.

1. Tulang besi malah jadi kayu

Tasya Farasya sudah mengunggah permasalahan soal rumahnya itu pada 24 Oktober 2026. Dalam unggahannya, Tasya menunjukkan rumah mewahnya yang sempat diurus pembangunannya oleh Ahmad itu kini mulai dipugar di sejumlah bagian.

Rumah mewah tersebut sebenarnya mulai dikerjakan pada 2020. Namun hingga 6 tahun berjalan, rumah itu tak rampung-rampung. Begitu Tasya bercerai dari Ahmad yang diwarnai isu penyelewengan dana oleh Ahmad pada 2025, Tasya mengerjakan rumah itu dan langsung rampung dalam beberapa bulan.

“Banyak sekali tukang di rumahku. Kenapa? Karena bangunannya retak semua. Kenapa kok bisa retak semua? Karena yang seharusnya ditemukan ada besi, eh malah jadinya ada kayu. Kok bisa gitu ya? Aku juga nggak tahu deh, hehe,” kata Tasya seperti diberitakan

detikcom

.

Bukan cuma tulang besi jadi kayu, temuan lain mendapai bahwa struktur kolom ke dinding bata ringan atau hebel ternyata tidak ada besi. Dinding samping kolom juga ikut retak dan kedua bagian itu ada yang terpisah karena tidak memiliki besi penghubung.

“Ini malah ditemukan kayu bekas bekisting yang tidak dilepas, malah tanam di dinding dan membusuk di dalam,” tulis sebuah laporan pihak yang mengecek rumah kepada Tasya Farasya.

2. Kolam renang ‘turun’

Selain struktur rumah, Tasya Farasya juga menunjukkan bahwa area kolam renangnya ikut bermasalah. Diketahui ada penurunan permukaan yang terpantau dari lebel lantai marmer, yakni berada di bawah garis cat yang selesai 7 bulan lalu.

Menurut pihak pemeriksa teknik sipil rumah tersebut, ada dugaan kesalahan pengerjaan yang tidak sesuai dengan standar gambar dari arsitek. Mengetahui hal tersebut, Tasya langsung memilih merenovasi lagi rumahnya karena hal ini berkaitan dengan keselamatan penghuni.

“Dan yang serunya lagi adalah setelah retak, kalau misalnya nanti sudah dibetulin, bisa jadi retaknya tumbuh di tempat lain. Wah, I can’t wait! Setelah pembangunan 6 tahun ternyata retak itu akan ada lagi. Jadi memang aku itu harus membangun terus,” katanya.

3. Rogoh miliaran rupiah lagi

Masih hari yang sama, Tasya Farasya mengatakan permasalahan struktur pada rumahnya ini memaksanya untuk kembali mengeluarkan uang yang tidak sedikit.

“Eh, eh kira-kira kalau kayak gini tuh bayar lagi nggak sih? Bayar lagi! Ratusan juta, miliaran lho. Hooh. Ah gila can’t wait hambur-hamburkan uangku,” kata Tasya Farasya dengan sarkasme.

“Tuktuk ini sepanjang hari sampai jam 10 hari. Sabar ya Tasya, iya aku sabar. Jangan ajari aku sabar. Jangan ajari aku sabar,” ucapnya sembari bergurau.

Atas berbagai masalah tersebut, Tasya Farasya mengaku belum berniat untuk membawa pihak-pihak yang sebelumnya mengurus rumahnya ke ranah hukum seperti masukan netizen.

“Untuk menuntut pihak bersangkutan, tapi aku bukan orang seperti itu, aku nggak akan tuntut, aku tuntut di akhirat aja,” kata

Tasya

.

[Gambas:Instagram]

4. Kontraktor perbaikan beber temuan

Direktur Utama dan Pemilik PT Chandra Mitra Strukturindo (CMS), Wiryawan Chandra, selaku kontraktor yang ditunjuk untuk memperbaiki rumah Tasya mengungkapkan timnya sedang melakukan proses investigasi struktural pada kondisi bangunan.

“Tim engineering kami sedang melakukan pengumpulan data lapangan, yang selanjutnya akan dilengkapi dengan kajian teknis,” kata Wiryawan seperti diberitakan

detikcom

pada Senin (26/10).

“Hasil investigasi tersebut akan menjadi dasar evaluasi kondisi struktur bangunan serta perencanaan langkah perbaikan yang paling tepat untuk rumah Tasya,” lanjutnya.

Dalam unggahan Tasya, Wiryawan membandingkan gambar akhir kondisi konstruksi saat selesai dibangun oleh kontraktor sebelumnya dengan hasil audit dari timnya. Ia menemukan struktur yang terpasang tidak sesuai dengan gambar yang dilaporkan oleh kontraktor lama.

“Posisi yang kita cek di sini kenyataannya kan ini jaraknya 13 cm (130 mm) harusnya kan di sini jaraknya 100 (mm). Terus ini diameter 16 tapi yang terpasang 15,36,” kata Wiryawan kepada Tasya.

Rp6 Miliar Lagi Cuma Buat Benerin Struktur

Tasya Farasya menjadi sorotan setelah curhat panjang soal rumah mewahnya yang belum setahun ditempati, sudah mengalami retak-retak. (Instagram/@tasyafarasya)

Kesalahan konstruksi lainnya juga ditemukan di rumah Tasya, seperti besi sengkang yang seharusnya berdiameter 10 mm, tapi yang terpasang justru berdiameter 7,39 mm.

Selain itu, tulangan utama pada bangunan yang seharusnya D16 (16 mm), tapi yang terpasang berdiameter 15,36 mm. Kondisi ini tidak sesuai dengan as-built drawing atau gambar teknis proyek konstruksi yang dibuat kontraktor sebelumnya.

Selain itu, ditemukan kayu bekisting yang terdapat di beberapa titik. Kayu bekisting berfungsi sebagai cetakan sementara untuk menampung, membentuk, dan menahan adukan beton cair saat proses pengecoran, ketika beton sudah mengeras maka kayu harusnya dilepas.

Kesalahan lain yang ditemukan adalah mutu beton di rumah Tasya yang tidak sesuai. Berdasarkan data as-built drawing NDT (non-destructive test) yang dilakukan, mutu beton yang tertulis harusnya berada di K-300 tapi ternyata ada beberapa mutu beton yang di angka 250-an.

Wiryawan berharap proses renovasi rumah milik Tasya Farasya bisa berjalan lancar meski cukup banyak ditemui sejumlah kesalahan kosntruksi yang menimbulkan kerusakan.

5. Butuh minimal Rp6 miliar cuma buat benerin struktur

Direktur Utama dan Pemilik PT Chandra Mitra Strukturindo (CMS), Wiryawan Chandra, selaku kontraktor yang ditunjuk untuk memperbaiki rumah Tasya Farasya mengungkapkan estimasi biaya yang dibutuhkan untuk proyek ini.

Dalam unggahan di media sosial seperti diberitakan detikcom pada Senin (26/10), Tasya bertanya langsung kepada Wiryawan soal biaya yang mesti ia siapkan dalam memperbaiki rumah impiannya sejak lama itu.

“Jadi perkiraan berapa pak kira-kira? (biaya renovasi rumah),” kata Tasya yang berdiskusi dengan Wiryawan.

“Rp5-6 (miliar) itu baru strukturnya doang, karena luas tanahnya kan hampir 3.000 meter (persegi),” kata Wiryawan kepada Tasya.

Biaya perbaikan rumah yang fantastis itu disebut hanya perkiraan kasar untuk memperbaiki struktur bangunan yang rusak. Biayanya bisa makin melambung karena belum termasuk perbaikan interior yang terdampak.

Berdasarkan temuan tim kontraktor di lapangan, Wiryawan menemukan ada banyak kerusakan di kediaman Tasya Farasya. Ia menemukan struktur yang terpasang tidak sesuai dengan gambar yang dilaporkan oleh kontraktor lama.

Kerusakan tersebut, di antaranya terdapat pada spesifikasi tulang rangka bangunan yang tidak sesuai, tulangan utama struktur di bawah ketentuan arsitek, kayu bekisting yang mestinya dicopot setelah beton kering tapi masih ada, dan kualitas beton yang di bawah rekomdasi.

6. Biaya rumah belom termasuk rugi yang lain

Dalam unggahan lainnya, Tasya Farasya mengakui bahwa kerugian rumahnya yang minimal Rp6 miliar tersebut belum termasuk dana yang mestinya dikembalikan kepadanya oleh oknum tertentu.

Tasya mengungkapkan total kerugian materi yang ia alami di luar urusan rumah itu adalah Rp37,1 miliar, yang terdiri dari dana pribadi Rp8,1 miliar, dana perusahaan (MOP) Rp13,2 miliar, CV Rp11,5 miliar, dan fasilitas kredit Rp4,2 miliar.

“Ini saja kaga diganti sama sekali, malah gue yang bayar ke bank,” tulisnya seperti diberitakan detikHot pada Selasa (27/10).

“Sekarang ini, berapa lagi entah yang akan keluar,” katanya sembari mengunggah foto rumahnya yang kini terpasang scaffolding untuk pekerja renovasi.

Semua hal tersebut diakui Tasya Farasya membuatnya emosional dan pusing. Namun ia berterima kasih kepada semua teman-teman dan netizen yang memberikan dukungan kepadanya.

[Gambas:Youtube]

Baca lagi: Sutradara 27 Steps of May Comeback lewat Thriller Psikologis Secrets

Baca lagi: Said Dorong Anak Muda Hidup Sehat Lewat Soekarno Run BWX Banyuwangi

Baca lagi: Pakar Ungkap Risiko Celah Keamanan PHP untuk Situs Indonesia

Điều Cần Biết Mẹo hay bỏ túi Squaland
Mua Bán Squaland
Nhà Tốt Squaland
News Squaland

Để lại một bình luận

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *