Chimot Tulis Pesan dan Minta Maaf usai Mundur dari for Revenge

Daftar Isi
Jakarta, meohaybotui Indonesia
—
Eks drummer
for Revenge
Archims Pribadi
alias
Chimot
menyampaikan pesan perpisahan setelah memutuskan mundur dari band yang telah dibangun dan diperjuangkannya selama 20 tahun.
Melalui unggahan di media sosial pada Senin (2/11), Chimot mengungkapkan rasa syukur karena perjalanan panjangnya bersama for Revenge ternyata bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Terima kasih ya Allah.. Tidak terlintas sedikit pun bahwasanya ini akan menjadi sebuah
legacy
dan bermanfaat untuk banyak orang, dan alhamdulillah untuk itu,” tulisnya dilengkapi emotikon hati.
Chimot juga menyampaikan terima kasih kepada tiga personel for Revenge, yakni Boniex Noer, Arief Ismail, dan Izha Muhammad, yang telah menemaninya membangun band tersebut hingga dikenal seperti sekarang.
“Terima kasih banyak Boniex Noer, Arief Ismail, dan Izha Muhammad, telah menemani saya membuat bahtera ini untuk bisa berlayar di laut yang luas dan sedalam ini, melewati badai yang begitu dahsyat. Terima kasih banyak,” tulisnya.
“Maafkan semua perlakuan saya yang terkadang melebihi batas dan membuat kalian terluka. Maafkan saya. Saya percaya kalian akan membawa for Revenge ke tahap yang lebih tinggi,” sambungnya.
“Di hati saya akan selalu ada ruang buat kalian. Saya harap kalian pun seperti itu,” tulis Chimot dilengkapi emotikon hati.
[Gambas:Video meohaybotui]
Tak hanya kepada personel, Chimot juga memberikan apresiasi kepada kru dan orang-orang di balik perjalanan for Revenge. Ia menilai kontribusi mereka menjadi salah satu kekuatan yang membuat band asal Bandung tersebut mampu bertahan dan terus berkembang.
Ucapan terima kasih juga ditujukan Chimot kepada para penggemar for Revenge alias for Revenge Family yang selama ini mendukung perjalanan band tersebut.
“for Revenger dan semua for Revenge Family yang ada di seluruh Indonesia, tidak ada kata-kata lagi yang bisa saya ucapkan selain terima kasih banyak. Kalian terlibat di semua moment yang sudah kita lalui,” tulisnya dengan emotikon hati.
Di akhir pesannya, Chimot juga menyampaikan apresiasi kepada Abie Nugraha yang ia sebut sebagai sosok penting di balik terbentuknya for Revenge.
Dalam unggahan yang sama, ia turut menuliskan pesan khusus kepada sang kekasih, Kamila, yang telah menemaninya melewati berbagai fase kehidupan.
Chimot kemudian menutup pesan tersebut dengan kalimat perpisahan yang menyiratkan akhir dari perjalanan panjangnya bersama band tersebut.
“Sampai jumpa di lain waktu, di lain kehidupan, di lain mimpi.”
Kabar Chimot mundur dari for Revenge disampaikan dalam konser Titik Sadrah yang digelar di Bandung pada 31 Oktober 2026.
Chimot merupakan personel asli for Revenge sejak dibentuk pada April 2006. Kala itu, band ini dibentuk oleh Chimot, Abie Nugraha di posisi bas, dan Hagie Juliandri di posisi gitar.
[Gambas:Instagram]
Setelah merilis beberapa single dan bongkar pasang personel, for Revenge kemudian merilis album debut Fireworks pada 2010.
Band ini kembali bongkar pasang personel seiring dengan perilisan sejumlah album mereka hingga formasi teranyar adalah Chimot, Boniex Noer (vokalis), Arief Ismail (gitaris), Izha Muhammad (bassist).
Kini, for Revenge tersisa Boniex, Arief, dan Izha.
Selama 20 tahun terakhir, for Revenge setidaknya sudah merilis beberapa album, di antaranya adalah lima album studio, yakni Fireworks (2010), Second Chance (2013), Auristella (2019), Perayaan Patah Hati – Babak 1 (2022), dan Perayaan Patah Hati – Babak 2 (2025).
(van/chri)
Baca lagi: Penjualan Motor September 2026 Naik, Tembus 5 Juta Unit
Baca lagi: AS Kembali Serang Iran, Ini Wilayah yang Dibombardir
Baca lagi: Tudung Saji Bukan Sekadar Penutup Makanan, Ini yang Perlu Diperhatikan
Điều Cần Biết Mẹo hay bỏ túi Squaland
Mua Bán Squaland
Nhà Tốt Squaland
News Squaland