Detail Penyebab Patrick Stewart Meninggal Dunia

Daftar Isi
Jakarta, meohaybotui Indonesia
—
Patrick Stewart
meninggal dunia saat berusia 86 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (28/10) di kediamannya kawasan Los Angeles, AS.
Kabar duka tersebut diungkapkan Kelly Bush Novak selaku perwakilan resmi Patrick Stewart pada Kamis (29/10), sekaligus membeberkan kondisi kesehatan aktor legendaris itu sebelum meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bintang Star Trek dan X-Men tersebut sebelumnya tidak pernah mempublikasikan diagnosis penyakitnya. Kini, Patrick Stewart dikonfirmasi sempat berjuang melawan Alzheimer dan demensia Lewy body.
People
memberitakan kondisi medis yang dialami Stewart dikenal sebagai demensia campuran (
mixed dementia
).
Menurut Asosiasi Alzheimer, meskipun demensia Lewy body (LBD) dan Alzheimer memiliki gejala yang saling beririsan, keduanya merupakan bentuk demensia berbeda dan bisa menyerang satu orang secara bersamaan.
Asosiasi Alzheimer mencatat penyakit tersebut sebagai pemicu utama demensia, dengan 7,4 juta warga Amerika Serikat hidup dengan penyakit progresif ini. LBD menempati urutan kedua sebagai bentuk demensia paling umum.
[Gambas:Video meohaybotui]
Namun, berbeda dari bentuk demensia lainnya, kehilangan memori justru bukan gejala utama LBD.
Merujuk data Mayo Clinic, pengidap LBD biasanya lebih banyak mengalami halusinasi visual, masalah pergerakan fisik yang menyerupai penyakit Parkinson, depresi, serta masalah kognitif.
Dampak berat dari penyakit ini sebelumnya sempat digambarkan penyanyi Faith Hill saat kehilangan ayahnya akibat LBD, “Sangat sulit melihat seorang pria yang Anda kenal menjadi seseorang yang tidak Anda kenali.”
Sementara itu, bintang Shark Tank Barbara Corcoran menggambarkan pengalamannya melihat sang ibu berjuang melawan Alzheimer layaknya “berduka dalam gerak lambat.”
Di saat-saat terakhirnya, perwakilan memastikan Stewart meninggal dengan damai dikelilingi orang-orang terdekatnya.
“Ia berada dalam pelukan hangat keluarga dan teman-teman, dikelilingi oleh musik live, doa, air mata, tawa, dan jenis emosi mendalam yang hanya bisa ia inspirasi setelah seumur hidup mengabdi kepada kita semua,” ungkap perwakilan tersebut.
“Kami akan selamanya mengenang rasa damai dan cerminan di wajahnya, sebuah pengingat abadi akan keanggunannya yang tak tertandingi.”
Meski telah tiada, proyek film terakhirnya masih akan tayang. Patrick Stewart dipastikan bakal kembali memerankan karakter ikonis Profesor X dalam film Avengers: Doomsday pada 16 Desember di bioskop Indonesia.
(chri)
Baca lagi: Momen Patrick Stewart Berjuang Foto Bareng Messi Demi Istri
Baca lagi: Gen Z China Gandrung Pendiri Partai Komunis Mao Zedong, Kenapa?
Baca lagi: Poin Dakwaan Eks Wamen Imipas Silmy Karim: Kode Malaikat-Menteri RAMA
Điều Cần Biết Mẹo hay bỏ túi Squaland
Mua Bán Squaland
Nhà Tốt Squaland
News Squaland